Sunday, July 23, 2017

BMKG Imbau Warga Aceh tak Bakar Lahan


INILAHCOM, Aceh – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Aceh Barat tidak melakukan pembakaran di lahan di kebun karena akan semakin menambah polusi udara akibat kabut asap.


“Masyarakat jangan membakar apapun di lahan kosong atau kebun. Walaupun wilayah kita belum musim kemarau, tapi potensi hujan sangat kurang, ini bisa memicu kebakaran,” kata Kepala BMKG Stasiun Meulaboh Edi Darlupti, Minggu (23/7/2017).


Ia menjelaskan, citra satelit dengan sensor modis menggunakan satelit Terra dan Aqua belum mendeteksi adanya titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Aceh Barat, meskipun beberapa kawasan terjadi kebakaran lahan dan perkebunan masyarakat.


Kebakaran lahan gambut dan perkebunan yang ditemukan di kawasan setempat merupakan daerah yang rentan dan sudah menjadi musiman, ketika cuaca panas maka akan ada aktivitas terbakar lahan. Pantauan yang dipublis 2 x 24 jam, sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, kemudian pukul 13.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB, dalam dua hari terakhir pihaknya tidak mendeteksi titik panas di Aceh Barat.


“Data dirilis petugas saya tidak ditemukan titik panas, kejadian kebakaran lahan gambut, itu benar ada, tapi musiman, saat terbakar pagi pada siangnya sudah hilang tinggal asap. Kami akan informasikan terus perkembangannya,” ujarnya.


Kebakaran lahan gambut di lahan kosong dan kebun sawit masyarakat dalam beberapa hari terakhir masih terjadi di Kabupaten Aceh Barat, demikian juga kabut asap masih terasa dan terlihat pada Minggu (23/7) pagi di beberapa kawasan.


Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat bersama pihak terkait dari TNI, Polri terus melakukan upaya pemadaman pada kawasan yang urgen dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran kelokasi kejadian.


Bahkan pihak BPBD Aceh Barat ikut membagi-bagikan masker kepada masyarakat pengguna jalan di lintasan Jalan Nasional Meulaboh-Banda Aceh di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, karena penguna jalan sudah terganggu kabut asap.


Kepala BPB Aceh, Yusmadi juga turun ke Aceh Barat Minggu (23/7) pagi meninjau sejumlah kawasan yang sebelumnya terbakar lahan gambut dan masih ditemukan asap dari rawa gambut seperti di Kecamatan Meureubo dan Arongan Lambalek.


“Saya sedang mendampingi Kepala BPBA meninjau lokasi, dilakukan pemadaman dengan armada,” tandas Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Syahluna Polem. [tar]



- Fajar Nurzaman - Blog Sang Pembelajar -

- http://fajarnurzaman.net/bisnis-produk/2392896/

0 komentar:

Post a Comment