Saturday, July 22, 2017

Praktik Culas Beras Premium, PT IBU Bersilat Lidah


INILAHCOM, Jakarta – PT Indo Beras Unggul (PT IBU) melakukan sejumlah hal untuk memuluskan praktik curang jual beli beras. Salah satunya, menekan petani kecil dan menjual beras dengan harga di luar ketetapan.


Juru bicara PT IBU Jo Tjong Seng alias Asen membantah hal tersebut, menurut dia harga jual yang dilakukan perusahaanya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan diserahkan kepada mekanisme pasar.


“Harga jual kami lebih mahal atau tidak, harga eceran konsumen bukan ditentukan kami tapi outlet konsumen membeli. Ini ada pilihan beras dengan deskripsi mutu yang jelas. Pengertian mahal atau tidak tergantung deskripsi mutu sendiri oleh konsumen. Konsumen pun bs memilih produk kami dengan produk sejenis yang ada di pasar,” kata Asen di Jakarta, Sabtu (22/7/2017).


Asen juga membantah bahwa perusahaanya menipu konsumen soal nilai gizi yang terkandung dalam beras. Hal itu diketahui setelah Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri membawa sampel beras ke laboratorium.


“Hasil analisa lab yang berbeda adalah hasil yang umum. Kami gunakan lab independen yang terakreditasi. Hasil analisis lab terakreditasi dengan lab otoritas berwenang kisrannya tak berbeda jauh. Hasilnya masih sejalan,” ujarnya.


Dirinya juga membantah, bahwa PT IBU melakukan penekanan terhadap para petani dengan menekan dan menjual harga gabah dibawah harga pasaran.


“Petani kami beri hak tawar. Kami hanya serap kurang dari 5% dari potensi panen. Petani bebas jual ke kami atau ke penggilingan lain. Jadi kami tak lakukan pemaksaan atau membatasi keleluasan petani,” katanya. [hid]



- Fajar Nurzaman - Blog Sang Pembelajar -

- http://fajarnurzaman.net/bisnis-produk/2392876/

0 komentar:

Post a Comment