Catatan Pengembangan Diri, Ide, Informasi, Hobi, Ilmu, wisdom, Filosofi, idealism , Perjalanan Spiritual, dan Pemikiran .To Reach Highest Human Potentiality.
Jakarta, PCplus. Smartphone yang dilengkapi dengan pemindai sidik jari biasanya meletakkan komponen tersebut di bagian bawah layar atau di bagian belakang. Namun nantinya, sepertinya nantinya trennya akan bergeser dengan munculnya teknologi pemindai sidik jari yang bisa diselipkan di bagian bawah layar.
Pada gelaran Consumer Electronics Show 2018 yang digelar pada awal Januari 2018, Vivo memamerkan sebuah smartphone terbaru yaitu X20 Plus UD. Smartphone tersebut merupakan smartphone pertama yang dilengkapi dengan pemindai sidik jari yang dipasang di bawah layar.
Untuk menghadirkan pemindai sidik jari di bawah layar, Vivo menggunakan teknologi sensor pemindai sidik jari yang dibuat oleh Synaptics. Sensor tersebut dapat mendeteksi sidik jari dalam hitungan milidetik dan dapat bekerja dibawah lapisan layar setebal 1,5 mm. Dengan begitu, smartphone ini bisa mengadopsi layar lebar yang kini sedang populer tanpa perlu membuat bezel di bagian bawahnya menjadi tebal karena harus memasang sensor sidik jari.
Soal spesifikasi, Vivo X20 Plus UD memiliki layar 6,4 inci dengan aspect ratio 9:18, chip prosesor Qualcomm Snapdragon 660, RAM 4 GB, serta kapasitas memori penyimpanan internal 128 GB. Kemudian smartphone ini memiliki kamera belakang ganda yang sama-sama memiliki resolusi 12 mega pixel, serta kamera depan 5 mega pixel.
Vivo X20 Plus UD ini tampaknya baru akan beredar secara eksklusif di Tiongkok dengan harga sekitar Rp7,2 jutaan. Belum ada informasi lebih lanjut apakah smartphone tersebut juga akan menghampiri negara lain termasuk Indonesia.
Dibalik kelucuna kartun legendaris Tom and Jerry ini ternyata menyimpan beberapa misteri yang sampai saat ini belum terpecahkan. Ada konspirasi dan misteri lain yang meliputinya.
Inidia misteripedia mengungkap misteri dunia, MMK (Misteri Masa Kini) Episode, "5 Misteri Kartun Tom and Jerry".
Author: Happy Chandraleka · Published: May 24, 2017 · Category: Algoritma, Pemograman, Tool, Aplikasi Perkantoran dan Teknik, Dokumentasi dan Perpustakaan, Internet dan Web
Dalam cetakan sebuah jurnal akan memuat tiga bagian, yaitu bagian depan, tengah dan bagian belakang. Bagian depan (front matter) umumnya memuat cover, daftar isi, lembar abstrak, dll sampai hal-hal sebelum bagian artikel sebuah jurnal. Bagian tengah, memuat artikel-artikel ilmiah pada sebuah jurnal. Bagian belakang (back matter) memuat, hal-hal setelah artikel ilmiah pada sebuah jurnal, petunjuk penulisan, dll yang biasa ada di bagian belakang. Letak front matter dan back atter pada daftar isi sebuah edisi di Open Journal Systems (OJS) diperlihatkan seperti gambar di bawah ini.
Baca selengkapnya di sini.
hchandraleka-front-back-matter-ojs
Related Articles
Perkembangan Open Journal Systems Balitbangkes per Juli 2014
Open Journal Systems: Pengelolaan Jurnal Ilmiah
Perbedaan Naskah yang Diunggah dengan Quick Submit dan Proses Elektronik pada Open Journal Systems
Mengenal Open Journal Systems
Menampilkan Menu Pengumuman di Open Journal Systems
Membuat Form Review di Open Journal Systems
Mengekspor Metadata dari Open Journal Systems dan Mengimpornya ke DOAJ
Menentukan Lisensi Konten Jurnal dan Memasangnya pada Aplikasi Open Journal Systems
Mendaftar di Situs Open Journal Systems
Mencari Artikel di Open Journal Systems
Memahami Tabel Submissions in Review di Open Journal Systems
Menjelajah Arsip Jurnal dan Artikel di Open Journal Systems
Aplikasi dan Tool Tambahan untuk Open Journal Systems
Memodifikasi File Block.tpl Pada Open Journal Systems
Cara Reviewer Melakukan Telaah di Open Journal Systems
Memasang Google Analytics di Open Journal Systems
Menghapus Peran Ganda/Banyak pada Seorang User di Open Journal Systems
Membuat Aplikasi Open Journal Systems dapat Mengirimkan Email Keluar
Membuat Halaman Khusus (Static Page) Indexing Site di Open Journal System