INILAHCOM, Jakarta – PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Jawa Bagian Barat memastikan tidak ada pangkalan yang menjual LPG 3 kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).
Area Manager Communication and Relations MOR III JBB, Yudy Nugraha,menuturkan,saat ini kondisi penyaluran LPG di Jabodetabek mencapai 2.900 MT/hari atau sekitar 960.000 tabung/hari. Sedangkan total penyaluran LPG 3 KG untuk wilayah MOR III (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat) mencapai 166.878 MT/hari atau sekitar 55.600.000 tabung/hari.
“Kondisi pasokan aman dan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kebutuhan Gas LPG 3 Kg, “ Ujarnya melalui keterangan resmi di Jakarta, Minggu (23/7/2017).
Sesuai ketentuan Pemerintah, Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3kg di Jabodetabek untuk keperluan rumah tangga dan usaha mikro pada titik serah di agen dan pangkalan resmi adalah Rp16.000.
Sedangkan harga pengecer berada diantara Rp18.000 – Rp20.000. Sehingga, harga jual di tingkat pangkalan maupun agen harus sesuai ketentuan HET.
Namun demikian, lanjut Yudi Nugraha, apabila ditemukan bukti ada agen atau pangkalan yang melakukan penjualan diatas HET atau mempermainkan penyaluran gas LPG 3 kg, maka Pertamina akan segera memberikan sanksi tegas.
“Sanksi yang diberikan dapat dimulai teguran, pengurangan alokasi hingga dihentikan pasokan gasnya,” ungkapnya.
Supaya harga lebih pasti, pihaknya mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3kg di penyalur resmi. [hid]
- Fajar Nurzaman - Blog Sang Pembelajar -
- http://fajarnurzaman.net/bisnis-produk/2392878/


0 komentar:
Post a Comment